Seorang Pemuda Warga Kota Bangun Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar Penginapan
Proses evakuasi jenazah oleh petugas, untuk
kemudian dibara ke RS guna keperluan otopsi. (foto, tanposkotakaltimnews/ist)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM-KUKAR : Kabar yang menyebut Seorang pria berinisial Z (33) warga kota
Bangun ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kamar penginapan yang berada di Kelurahan
Timbau, Kecamatan Tenggarong, pada hari Senin (8/1/2023) sekitar pukul 15.00
Wita, membuat geger warga sekitar.
Zulfiandi selaku pengelola penginapan mengatakan bahwa korban
check in penginapan pada hari Jumat (5/1/2024) siang. Pada saat itu Z datang
menggunakan motor Honda Sonic. Dikarenakan sudah 3 hari menginap dan seharusnya
Z sudah harus check out dari penginapan, akhirnya Zulfiandi mendobrak pintu
yang ditempati oleh Z. Setelah pintu berhasil didobrak, Zulfiandi menemukn Z
sudah tidak bernyawa, dengan kondisi badan terlungkup serta mengeluarkan aroma
busuk.
“Saya dimarahi sama bos saya, kamar yang dia tempati seharusnya
dia ini sudah waktunya check out dan bayar penginapan tapi tidak bayar. Saya
juga sempat mau marah dan mau menegur. Di ketok pintu tidak ada respon,
akhirnya saya dobrak pintunya menggunakan kunci serep, dan saya temukan dia
sudah dalam keadaan terlungkup dan baunya sudah busuk,” tutur Zulfiadi kepada
tim awak media saat diwawancarai
Senin, (8/1/2024)
Kanit Reskrim Pores Kukar, IPDA Rastra Elfra menyampaikan pada
saat mendapat laporan bahwa ditemukan mayat tersebut, ia bersama tim langsung
bergegas mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi mayat.
Ia menjelaskan berdasarkan keterangan penjaga penginapan bahwa Z
masuk tanggal 5 jumat siang, lalu pada jumat malam sabtu sekitar jam
21.00-24.00 WITA terdengar Z teriak seperti orang yang sedang kesakitan. Pada
saat itu Mahendra penjaga penginapan pada malam itu berinisiatif mengetuk pintu
namun tidak ada respon dari Z. Kemudian pada minggu siang pintu diketok lagi
tapi sama saja tidak ada respon.
“Jadi dari malam-malam saat korban ini teriak-teriak kesakitan
hingga ditemukan meninggal hari ini, korban tidak ada keluar kamar sama
sekali,” jelas Kanit Reskrim Pores
Kukar, IPDA Rastra Elfra
Lalu atas inisiatif penjaga serta karena seharusnya korban sudah
jatuh tempo untuk membayar masa inapnya terpaksa penjaga membuka pintu kamar Z
menggunakan kunci serep. Setelah dibuka ditemukan posisi korban sudah meninggal
dunia dalam keadaan telungkup, selain itu juga ditemukan kunci kamar sesuai
kamar korban, kunci motor, surat wasiat untuk orang tua korban yang berisikan
permintaan maaf dan terima kasih, serta 4 sachet racun tikus yang berada
ditempat sampah.
“Isi suratnya tidak menyebutkan karen apa, hanya menuliskan terima
kasih karena sudah membesarkan ia sejak kecil hingga besar dan dalam surat
tersebut Z mengatakn bahwa memang sudah waktunya dia meninggalkan hidup.
IPDA Rastra Elfra menyampaikan belum bisa mengatakan bahwa ini
murni bunuh diri atau karena penyebab lain, untuk memastikan penyebab
meninggalnya mayat tersebut.
Saat dilakukan evakusi mayat ditemukan tanda-tanda keracunan karena adanya pembengkakan, keluar kotor dari anus korban dan keluarnya cairan bercampur darah dari mulut mayat, serta ditemukan juga bekas botol aqua yang sudah potong berisikan cairan hitam yang diduga merupakan cairan racun tikus
“Kita bawa mayat Z ini kerumah sakit terlebih dahulu untuk
dilakukan autopsi, guna penyelidikan,” tutup IPDA Rastra Elfra. (*tan)